Konsep

Edit This Page

Menambahkan Entry pada /etc/hosts Pod dengan HostAliases

Menambahkan entri pada berkas /etc/hosts Pod akan melakukan override resolusi hostname pada level Pod ketika DNS dan opsi lainnya tidak tersedia. Pada versi 1.7, pengguna dapat menambahkan entri yang diinginkan beserta field HostAliases pada PodSpec.

Modifikasi yang dilakukan tanpa menggunakan HostAliases tidaklah disarankan karena berkas ini diatur oleh Kubelet dan dapat di-override ketika Pod dibuat/di-restart.

Isi Default pada Berkas Hosts

Misalnya saja kamu mempunyai sebuah Pod Nginx yang memiliki sebuah IP Pod:

kubectl run nginx --image nginx --generator=run-pod/v1
pod/nginx created

Perhatikan IP Pod tersebut:

kubectl get pods --output=wide
NAME     READY     STATUS    RESTARTS   AGE    IP           NODE
nginx    1/1       Running   0          13s    10.200.0.4   worker0

File hosts yang ada akan tampak sebagai berikut:

kubectl exec nginx -- cat /etc/hosts
# Berkas hosts yang dikelola Kubernetes
127.0.0.1	localhost
::1	localhost ip6-localhost ip6-loopback
fe00::0	ip6-localnet
fe00::0	ip6-mcastprefix
fe00::1	ip6-allnodes
fe00::2	ip6-allrouters
10.200.0.4	nginx

Secara default, berkas hosts hanya berisikan boilerplate alamat IP IPv4 and IPv6 seperti localhost dan hostname dari Pod itu sendiri.

Menambahkan Entri Tambahan dengan HostAliases

Selain boilerplate default, kita dapat menambahkan entri pada berkas hosts untuk melakukan resolusi foo.local, bar.local pada 127.0.0.1 dan foo.remote, bar.remote pada 10.1.2.3, kita dapat melakukannya dengan cara menambahkan HostAliases pada Pod di bawah field .spec.hostAliases:

service/networking/hostaliases-pod.yaml
apiVersion: v1
kind: Pod
metadata:
  name: hostaliases-pod
spec:
  restartPolicy: Never
  hostAliases:
  - ip: "127.0.0.1"
    hostnames:
    - "foo.local"
    - "bar.local"
  - ip: "10.1.2.3"
    hostnames:
    - "foo.remote"
    - "bar.remote"
  containers:
  - name: cat-hosts
    image: busybox
    command:
    - cat
    args:
    - "/etc/hosts"

Pod ini kemudian dapat dihidupkan dengan perintah berikut:

kubectl apply -f hostaliases-pod.yaml
pod/hostaliases-pod created

Perhatikan IP dan status Pod tersebut:

kubectl get pod --output=wide
NAME                           READY     STATUS      RESTARTS   AGE       IP              NODE
hostaliases-pod                0/1       Completed   0          6s        10.200.0.5      worker0

File hosts yang ada akan tampak sebagai berikut:

kubectl logs hostaliases-pod
# Berkas hosts yang dikelola Kubernetes
127.0.0.1	localhost
::1	localhost ip6-localhost ip6-loopback
fe00::0	ip6-localnet
fe00::0	ip6-mcastprefix
fe00::1	ip6-allnodes
fe00::2	ip6-allrouters
10.200.0.5	hostaliases-pod

# Entries added by HostAliases.
127.0.0.1	foo.local	bar.local
10.1.2.3	foo.remote	bar.remote

Dengan tambahan entri yang telah dispesifikasikan sebelumnya.

Kenapa Kubelet Melakukan Mekanisme Manajemen Berkas Hosts?

Kubelet melakukan proses manajemen berkas hosts untuk setiap container yang ada pada Pod untuk mencegah Docker melakukan modifikasi pada berkas tersebut setelah kontainer dihidupkan.

Karena sifat dari berkas tersebut yang secara otomatis di-manage, semua hal yang didefinisikan oleh pengguna akan ditimpa (overwrite) ketika berkas hosts di-mount kembali oleh Kubelet ketika ada kontainer yang di-restart atau Pod di-schedule ulang. Dengan demikian tidak dianjurkan untuk memodifikasi berkas tersebut secara langsung.

Masukan